5 Alasan Mengapa Anda Harus Investasi Properti di Bali

Daftar Isi
Investasi properti di Bali masih menjadi salah satu pilihan investasi properti terbaik. Jadi kenapa Anda harus segera berinvestasi properti di Bali?

Investasi sepertinya menjadi kata yang kelewat “hype” sekarang ini. Semakin banyaknya instrumen investasi yang ditawarkan, mulai dari saham, reksadana, cryptocurrency, NFT, dsb, cukup membuat pusing para investor.

Terlebih lagi, para investor baru.

Namun, instrumen investasi konvensional sepertinya masih menjadi pilihan bagi banyak investor. Baik itu investor kawakan maupun para pemula.

Investasi properti adalah salah satunya.

Pasar properti memang terlihat seperti “mati suri” pada 2 tahun belakangan ini, khususnya di Bali.

Namun harapan untuk kembali, semakin tinggi berbarengan dengan semakin tingginya jumlah penerima vaksinasi Covid-19.

Dengan dibukanya beberapa jalur penerbangan internasional secara bertahap, hal ini membuka harapan lagi akan kembalinya Bali menjadi tujuan liburan favorit.

Bagi para investor, berita ini juga menjadi kesempatan bagi mereka untuk menambah portofolio investasi properti mereka di Bali.

Apa Anda masih ragu untuk menambah portofolio investasi properti di Bali?

Berikut ini adalah 5 alasan mendasar mengapa ANDA harus segera berinvestasi pada properti di Bali.

Mengapa Investasi Properti di Bali Masih Menjadi Salah Satu Investasi Properti Terbaik?

1. Bali Masih Menjadi Tujuan Berlibur.

Liburan ke Bali. sumber foto: Envato

Tidak bisa dipungkiri bahwa tujuan pariwisata baru semakin bermunculan 5 tahun terakhir ini. Terlebih saat pandemi Covid-19 ini dimulai, Bali seperti kehilangan taji-nya.

Namun, hal ini rupanya tidak menyurutkan kecintaan banyak orang pada Bali. Hal ini terbukti dengan masih banyaknya wisatawan, didominasi oleh para wisatawan domestik, yang masih mengunjungi Bali untuk berlibur.

Belum lagi para digital nomad yang memilih Bali sebagai basis mereka berkreasi. Keindahan alam Bali yang tidak diragukan lagi, mereka percayai sebagai faktor utama pemantik kreativitas mereka dalam bekerja. Percayalah, kami juga merasakannya 🙂

2. Saat Pandemi Usai, Jumlah Wisatawan ke Bali akan Meningkat Drastis.

Apa yang terjadi saat pandemi ini benar-benar dinyatakan usai?

Tentu saja akan terjadi lonjakan jumlah orang yang akan mengunjungi Bali.

Pembatasan bepergian yang niscaya akan semakin longgar, ditambah dengan perekonomian yang berangsur membaik, akan mendorong orang-orang untuk kembali mengunjungi Bali sebagai escape destination mereka.

Hal ini sudah terbukti pada akhir tahun 2021 kemarin, saat begitu banyak orang berbondong-bondong mengunjungi Bali untuk merayakan tahun baru. Padahal pandemi belum officially selesai.

Bisakah Anda membayangkan bagaimana keadaan pariwisata Bali, bila pandemi ini benar-benar dinyatakan usai?

3. Pembangunan Infrastruktur di Bali Semakin Baik.

Jalan Tol Bali Mandara
Jalan Tol Bali Mandara. Sumber: Envato

Dilansir dari detik.com, mulai dari 2021 kemarin pemerintah daerah Bali sudah merencanakan beberapa pembangunan infrastruktur sampai 3 tahun kedepan.

Diantaranya adalah;

  • Pembangunan kawasan pusat kebudayaan Bali di Klungkung.
  • Jalan Tol Gilimanuk - Mengwitani.
  • Jalan Shortcut Singaraja - Mengwitani.
  • Pelabuhan Segitiga Emas di Sanur, Nusa Penida dan Nusa Ceningan, Klungkung.
  • Bandara Udara Bali Utara di Buleleng.

Beberapa proyek diatas ada yang masih dalam tahap pengajuan dan ada yang sedang dalam tahap pengerjaan.

Seperti misalnya proyek shortcut Singaraja-Mengwitani yang harapannya bisa memangkas waktu perjalanan Singaraja - Mengwi menjadi hanya 1-1.5 jam.

Selain itu jalan Tol Gilimanuk - Mengwi seperti semakin memberikan kenyamanan bagi wisatawan domestik yang rata-rata menggunakan jalan darat dengan mobil pribadi untuk berlibur ke Bali.

4. Iklim Investasi Properti di Bali sedang Meningkat.

Bersamaan dengan dibukanya kembali jalur masuk ke Bali, seperti memberi angin yang sangat sejuk kepada hampir semua pengusaha dan investor properti di Bali.

Jumlah wisatawan yang meningkat cukup signifikan, berbanding lurus dengan semakin banyaknya tempat-tempat yang memanjakan para wisatawan, mulai dari hotel, villa, restaurant, pusat entertainment, dll.

Hal ini membuat perekonomian Bali seperti menggeliat kembali setelah terpuruk hampir 2 tahun.

Belum lagi spot wisata terkenal yang sebelumnya tutup, kini sudah kembali menunjukkan aktivitasnya.

Diantara beberapa spot wisata baru yang sedang naik daun diantaranya adalah:

Investasi Properti di Canggu

Investasi Properti di Canggu
Surfing di Pantai Batu Bolong, Canggu. Sumber: Envato

Tidak diragukan lagi, 5 tahun belakangan ini Canggu menjadi spot favorit pilihan bagi banyak pelancong dan digital nomad baik dari dalam maupun mancanegara.

Bila anda ingin menyasar Gen-Z sebagai target market properti villa atau hotel anda, Canggu harus menjadi pilihan utama anda.

Berawa

Masih masuk dalam area Canggu, area Berawa juga termasuk ke dalam area yang digemari para wisatawan yang kebanyakan masih berusia muda.

Masih banyaknya area persawahan yang asri dan tenang, cocok bagi anda yang ingin memiliki villa yang jauh dari hiruk pikuk kawasan wisata.

Karangasem

Tirta Gangga di Karangasem
Tirta Gangga di Karangasem. Sumber: Envato

Karangasem memiliki banyak peninggalan kebudayaan kerajaan Bali masa lalu. Sebut saja, Pura Lempuyang, Tirta Gangga, dan Pantai Jasri.

Ubud

Yoga di Air Terjun Tegenungan Ubud
Yoga di Air Terjun Tegenungan Ubud. Sumber: Envato

Anda ingin menyasar komunitas self-healing sebagai target market properti Anda? Berinvestasi di Ubud adalah jawabannya!

Dikelilingi pesona alam yang indah, mulai dari Tegalalang hingga Air Terjun Tegenungan, membuat Ubud memiliki pesonanya sendiri.

Tamu anda juga akan dikelilingi banyak yoga center dan tempat hiburan sehat. Festival tahunan Bali Spirit Festival juga menjadi daya tarik tersendiri untuk daerah Ubud.

Berinvestasi properti di Ubud? Akan jadi investasi yang menguntungkan untuk Anda!

5. Timing yang Tepat untuk Investasi di Bali.

Market boom yang diyakini oleh banyak pengusaha dan pengamat perekonomian pada 1-2 tahun mendatang, membuat investasi properti di Bali sangat layak anda pertimbangkan.

Selain itu, harga properti di Indonesia dan Bali pada khususnya mengalami stagnasi bahkan penurunan selama 2 tahun terakhir ini.

Sehingga sekaranglah waktu yang tepat bagi anda untuk berinvestasi properti di Bali, tepat sebelum semuanya berjalan normal, dan harga properti di Bali kembali melambung tinggi.

Kesimpulan

Para investor akan mendapat posisi strategis untuk menjual kembali properti tersebut dengan tingkat keuntungan berlipat saat ekonomi membaik dalam beberapa waktu ke depan.

Terlebih, berbagai situs booking online dan sejumlah platform tour and travel menempatkan Bali sebagai salah satu lokasi yang paling diminati untuk dikunjungi atau menetap pasca pandemi.

Tidak perlu diragukan lagi, Villa di Bali adalah investasi jangka panjang yang menjanjikan di masa pandemi.

Properti yang dibeli sebagai investasi di wilayah populer seperti Canggu atau Seminyak dapat memberikan keuntungan dengan nilai investasi jangka panjang yang sangat menarik.

Jadi, sekarang ini adalah saat yang tepat untuk berinvestasi di sektor properti sebagai persiapan lonjakan pasar properti pasca pandemi mendatang.

Ingin memiliki properti di Bali?

Hubungi kami.

Tinggalkan Balasan