Pensiun di Bali: 8 Langkah untuk Menikmati Hari Tua dengan Hidup di Bali

Daftar Isi
Menghabiskan masa pensiun di Bali telah menjadi pilihan bagi banyak orang di hari tuanya. Kami akan memberikan 8 langkah menikmati hari tua dengan hidup di Bali.

Pensiun di Bali? Ada lusinan pendapat yang memberi tahu Anda mengapa ini adalah pilihan terbaik untuk masa pensiun Anda. Pulau kecil nan indah ini memiliki alam yang mempesona, belum lagi budaya dan agamanya. 

Penduduk Bali juga sudah terkenal akan keramahannya. Hal ini akan membuat Anda merasa diterima untuk tinggal disini.

Ditambah lagi, siapa sih yang akan menolak untuk tinggal di rumah yang nyaman, pantai-pantai indah yang bisa dijangkau dalam hitungan menit, berbelanja barang-barang berkualitas, dan menikmati kuliner lezat dengan biaya terjangkau? 

Memang bila Anda adalah seorang ekspatriat, selisih nilai tukar mata uang yang jauh bisa membuat Anda hidup makmur disini. Lalu berapa sih biaya hidup yang anda butuhkan untuk tinggal di Bali? Anda bisa tinggal di dua kamar tidur dengan villa dua kamar mandi dan kolam renang pribadi sebesar Rp 10 juta per bulan.

Pertama-tama, Anda harus menentukan dimana Anda akan menghabiskan masa pensiun Anda di Bali.

Dimana Tempat yang Paling Tepat untuk Menghabiskan Masa Pensiun di Bali?

Seperti yang sudah Anda ketahui, Ubud dan Seminyak adalah tempat paling populer di kalangan ekspatriat dan turis. Kedua area ini memiliki apa yang dibutuhkan gaya hidup modern dan serta fasilitas yang dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari Anda.

Tapi jangan persempit pandangan Anda terlebih dahulu, Anda bisa memilih tempat lain yang sama sekali berbeda dari dua area yang kami sebutkan sebelumnya. 

Beberapa Area yang Bisa Jadi Pertimbangan Anda Tinggal di Bali

Ubud

Ubud adalah pusat gaya hidup bohemian, sehat dan berseni. Tempat ini adalah taman Firdausnya bagi semua penggemar yoga, konsumen produk organik, penikmat seni, pecinta alam. Anda suka film “Eat, Pray, Love”? Bila jawabannya adalah “Ya!”, maka Ubud adalah tempat Anda.

Seminyak

Berbicara tentang Seminyak tentu tidak dapat dipisahkan dari pantai dan sunset-nya, kehidupan malam yang playful, dan berbelanja. Mulailah hari Anda dengan berjalan pagi di tepi pantai, makan siang di restoran yang berjajar di sepanjang jalan, menyesap segelas wine di bar, dan tutup malam Anda dengan berpesta di salah satu kelab disana.

Sanur

Sanur, yang terletak di tenggara Bali, adalah sebuah area pantai di Denpasar dengan perairan yang tenang, tempat matahari terbit yang indah dan restoran berkualitas. Anda dapat membeli atau menyewa sepeda dan mengendarainya di trotoar yang tersusun rapi di sepanjang pantai.

Uluwatu

Uluwatu bisa disebut ibu kota-nya surfing di Bali. Jika Anda seorang pemula, lebih baik Anda jangan mencoba untuk berselancar di pantainya, karena ukuran ombaknya yang besar. Tetapi jika Anda adalah seorang peselancar veteran, maka ini adalah tempat yang tepat untuk menghidupkan kembali kehidupan seorang surfer yang dulu pernah Anda impikan.

Lovina

Lovina terletak di pesisir utara Bali. Pasir hitam terhampar di sepanjang pantainya. Bila Anda cukup beruntung, Anda bisa melihat kawanan lumba-lumba yang berenang tak jauh dari bibir pantai. Air lautnya setenang danau berukuran raksasa, jadi jika Anda mencari tempat untuk berselancar, jelas bukan disini tempatnya. Tapi jangan salah, pantai ini memiliki daya tariknya sendiri bagi orang-orang yang ingin snorkeling atau scuba diving.

Canggu

Canggu telah menjadi daya tarik bagi banyak orang di seluruh dunia. Daerah ini telah menjadi tempat pertemuan para pemberontak, pencari spiritual, penggiat hidup sehat, pencari pesta dan penggemar selancar dalam 10 tahun terakhir.

Apa Persyaratan untuk Bisa Pensiun di Bali?

Ini adalah section untuk para ekspatriat. Bila Anda adalah warga negara Indonesia, anda bisa skip ke section selanjutnya.

Pemerintah Indonesia menawarkan berbagai jenis visa. Mulai dari visa turis, bisnis, bekerja hingga pensiun. Masing-masing memiliki persyaratan, aturan, dan manfaat yang berbeda.

Persyaratan Visa Pensiun di Indonesia

  • Minimal berusia 55 tahun
  • Memiliki bukti asuransi kesehatan dan jiwa
  • Bukti mendapat uang pensiun - minimal berkisar di angka $1,520 per bulan, atau setidaknya memiliki total dana $18,270 untuk biaya hidup selama tinggal di Bali
  • Bukti perjanjian sewa dengan biaya yang ditetapkan lebih dari $380 sebulan
  • Surat yang menyatakan Anda setuju untuk mempekerjakan setidaknya dua (2) warga negara Indonesia selama Anda tinggal di sini
  • CV dan surat pernyataan bahwa Anda tidak akan bekerja selama tinggal di Bali. 

Aturan dan peraturan ini dapat berubah jadi pastikan untuk memeriksa pembaruan dan penambahan. Anda dapat memeriksanya di sini..

Dengan memperoleh visa ini, Anda dapat tinggal di Bali selama satu tahun dan bisa memperbaharuinya selama lima tahun lagi. Kabar baiknya adalah bukan ini saja manfaat yang bisa Anda dapatkan. 

Dengan visa Anda, Anda dapat membuka rekening bank lokal dan mendapatkan SIM lokal.

Beberapa restoran, tempat wisata dan rumah sakit juga menawarkan diskon untuk ekspatriat dengan visa. 

8 Langkah untuk Menikmati Hari Tua dengan Hidup di Bali

Banyak orang tidak kesulitan mencari alasan untuk pensiun di Bali. Penduduknya hangat dan ramah, agama dan budayanya menarik untuk dipelajari, dan cuacanya hangat sepanjang tahun.

Meskipun tampaknya susah dan rumit untuk bisa menghabiskan masa pensiun di Bali, namun jika Anda melakukan penelitian dan perencanaan dengan baik, Anda akan menemukan bahwa hal ini sangat mudah.

Ini adalah beberapa langkah dasar untuk memulai masa pensiun Anda di Bali dengan lancar. Tetapi pastikan untuk memeriksa kondisi dan situasi Anda terlebih dahulu, karena setiap orang memiliki situasi yang berbeda.

1. Pilih Daerah di Bali yang Paling Cocok untuk Anda

Sebelum benar-benar memutuskan untuk tinggal, sebaiknya Anda bereksperimen dulu dengan mencoba untuk tinggal di berbagai daerah. Menetap dan tinggal di Bali dalam waktu yang lama, tidak akan sama dengan Anda yang berlibur untuk beberapa waktu saja.

Rasakan suasana Bali yang sebenarnya dengan tinggal di tengah-tengah penduduk lokal, beradaptasi dengan makanan setempat, atau latih skill tawar-menawar Anda dengan berbelanja di pasar tradisional. 

Lakukan ini setidaknya selama 3 bulan untuk benar-benar merasakan suasana tersebut. Ini adalah waktu yang cukup lama untuk memastikan apakah Anda cocok dengan kondisi iklim di Bali dan juga memberikan Anda waktu yang cukup untuk mulai membangun pertemanan. Kawan-kawan pendatang lainnya adalah kunci sukses dalam membantu Anda beradaptasi di lingkungan baru ini.

Mengutip dari Sir Richard Branson: “Jangan berpikir apa cara yang termurah atau yang tercepat untuk melakukannya. Pikirkan cara yang paling menakjubkan untuk melakukannya.”

Setiap daerah di Bali menawarkan banyak pengalaman berbeda. Tulis daftar keinginan Anda, dan jelajahi pulau kecil ini, sampai Anda menemukan tempat sejati untuk Anda.

2. Cari Tempat Tinggal

Pasangan pensiunan di Bali tinggal di rumahnya

Setelah Anda menentukan area yang paling tepat untuk Anda, sekarang saatnya mencari tempat tinggal. Ada banyak pilihan hunian berkualitas di Bali, mulai dari apartemen bergaya studio, hunian modern, hingga villa mewah dengan kolam renang pribadi.

Proses mencari tempat tinggal ini bisa memakan waktu, jadi pertimbangkan untuk menyewa agen lokal untuk membantu Anda akan menjadi pilihan yang baik. Salah satu syarat untuk mendapatkan visa pensiun Anda, Anda harus menunjukkan bukti bahwa Anda tinggal di Bali. Perjanjian sewa juga harus selalu ditandatangani atas nama Anda sebagai verifikasi.

3. Memiliki SIM adalah Keharusan

Transportasi umum termasuk hal yang sangat langka di Bali. Jadi bagaimana cara Anda akan bepergian? Surat Izin Mengemudi (SIM) menjadi salah satu barang yang harus Anda miliki jika ingin menjalani masa pensiun Anda di Bali.

Bila Anda ingin menyewa mobil, Anda membutuhkan sekitar Rp 2.5 juta per bulan. Atau jika Anda masih memiliki kepercayaan diri untuk mengendarai kendaraan roda dua, Anda bisa menyewa skuter matic atau sepeda motor dengan biaya Rp 400 ribu - Rp 1 juta per bulan.

Sebagai pilihan alternatif, Anda bisa menggunakan jasa taksi konvensional atau taksi online.

4. Asuransi Kesehatan

Pastikan Anda memiliki asuransi kesehatan yang layak. Pertanggungan Anda dapat berupa asuransi pribadi atau asuransi perjalanan, tetapi pastikan untuk menentukan apa yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

5. Sewa Beberapa Pegawai

Sewa beberapa orang pembersih rumah, tukang kebun, koki pribadi, atau pembantu rumah tangga. Niscaya, ini bisa meringankan pekerjaan rumah Anda. Untuk seorang pembantu rumah tangga Anda cukup merogoh kocek sebesar Rp 300 ribu per minggu atau untuk seorang tukang kebun hanya dengan Rp 200 ribu per minggu.

6. Cek Saldo Tabungan Anda

Jelas, hal ini sangat perlu Anda pastikan untuk mengetahui bahwa Anda memiliki cukup uang untuk menghidupi diri sendiri. Anda juga harus merencanakan anggaran yang sesuai. Bila Anda bisa mengeluarkan biaya sebesar Rp 20 juta per bulan, itu akan lebih dari cukup untuk menutupi biaya hidup Anda di Bali.

Bila tempat tinggal Anda sudah benar-benar pasti, Anda bisa memohon surat pindah dari domisili asal Anda untuk bisa memiliki KTP Bali.

Hal ini bisa Anda lakukan sendiri, atau jika Anda memiliki agen terpercaya yang bisa melakukannya hal ini akan memudahkan Anda. Bertanyalah kepada teman-teman Anda sesama pendatang. Mereka akan memberikan banyak tips tentang hal ini.

Ikuti prosedur yang resmi untuk menghindari masalah yang tidak diinginkan di depan.

8. Miliki Investasi

Pasangan pensiunan di Bali berhasil dalam investasinya

Jika Anda ingin pensiun di Bali dengan nyaman, Anda harus mempertimbangkan untuk berinvestasi. 

Terutama investasi properti di Bali.

Tidak diragukan lagi, harga properti di Bali telah meningkat secara eksponensial sejak 2011 dengan persentase pertumbuhan berkisar 34 persen. Namun, karena pandemi 2020, harga properti di Bali seperti bergerak di angka yang hampir statis.

Kabar baiknya bagi Anda, ini adalah kesempatan Anda untuk berinvestasi properti di Bali. Karena seperti harapan kita semua, akan terjadi lonjakan harga lagi setelah pandemi ini resmi berakhir di seluruh dunia.

Baca artikel kami disini untuk mengetahui mengapa Anda harus mempertimbangkan investasi properti di Bali.

Kesimpulan

Jadi, apakah Anda siap untuk menikmati masa pensiun yang menyenangkan di Bali? Atau Anda sudah memasuki masa pensiun di Bali dan ingin memiliki investasi properti di Bali dan ingin meningkatkan harga sewa properti Anda? Anda telah datang ke tempat yang tepat! Cukup Hubungi kami atau Daftarkan Properti Anda.

Tinggalkan Balasan