Data Kunjungan Wisatawan ke Bali (Update September 2022)

>
>
>
Data Kunjungan Wisatawan ke Bali (Update September 2022)
Daftar Isi
Pada September 2022, BPS melaporkan kedatangan wisatawan ke Bali di bulan Juli 2022 sebanyak 246.504 kunjungan. Meningkat 35,72% dari Juni 2022.

Menurut data yang dilansir oleh Badan Pusat Statistik Bali pada tanggal 02 September 2022, jumlah kunjungan wisatawan ke Bali pada bulan Juli 2022 adalah sebanyak 246.504 kunjungan. Hal ini menunjukkan tren positif yang ditunjukkan sejak awal tahun ini.

Bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya, jumlah kunjungan wisatawan pada bulan Juli meningkat sebesar 35,72 %.

Perbandingan secara mendetail bisa Anda lihat di bawah ini.

Data Statistik Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Bali Juli 2022 vs Juni 2022

Badan Pusat Statistik melansir data kunjungan wisatawan pada bulan Juni 2022 adalah sebesar 181.625 kunjungan atau naik sebesar 57,10% bila dibandingkan dengan bulan Mei 2022. Angka tersebut bisa di-breakdown menjadi 181.545 wisatawan yang tercatat pada pintu masuk Bandara Udara Internasional Ngurah Rai, dan 80 wisman masuk dari jalur pelabuhan.

Sedangkan pada bulan Juli 2022, BPS mencatat ada sebanyak 246.504 kunjungan wisatawan mancanegara atau naik sekitar 35,72% dibandingkan bulan sebelumnya. Menurut data yang dilansir oleh BPS, sebanyak 246.442 wisman datang melalui pintu masuk Bandara Udara Ngurah Rai, sedangkan sisanya sebanyak 62 wisman masuk melalui pelabuhan.

Data Kunjungan Wisatawan dari Pintu Kedatangan Bandara Udara dan Pelabuhan

NomorPintu MasukMei 2022Juni 2022Juli 2022
1Bandara Ngurah Rai115,553181,545246,442
2Pelabuhan588062

5 Negara Penyumbang Wisatawan Terbanyak ke Bali

Sesuai data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik, ada sejumlah negara yang menyumbangkan traffic kunjungan terbanyak. Wisatawan dari 5 negara berikut berada pada urutan teratas dari sekian banyak wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali pada bulan Juli 2022 ini.

NomorNegaraJuni 2022Juli 2022Perubahan (%)
1Australia59,93879,33932.37 %
2India17,25217,5421.68 %
3Inggris11,43815,40134.65 %
4Perancis7,29013,68987.78 %
5Amerika Serikat10,14912,26820.88 %

5. Amerika Serikat

Wisatawan dari Amerika Serikat masih berada pada tempat ke-5 dengan jumlah pengunjung mencapai 12.268 wisatawan pada bulan Juli 2022. Walaupun demikian, jumlah wisman dari negara paman Sam ini mengalami kenaikan sebesar 20.88% dibanding jumlah kunjungan pada bulan Juni 2022.

4. Perancis

Setelah sempat merosot di urutan ke-7 pada bulan Juni 2022 dengan mencatatkan ‘hanya’ sebanyak 7.290 kunjungan, jumlah wisatawan asal Perancis naik cukup pesat dengan 13.689 kunjungan yang tercatat di bulan Juli 2022. Angka ini naik sebesar 87,78% dibandingkan kunjungan pada bulan sebelumnya.

3. Inggris

Jumlah wisatawan asal Inggris Raya naik satu peringkat dibandingkan posisi sebelumnya pada bulan Juni 2022, dengan jumlah kedatangan yang tercatat sebanyak 15.401 kunjungan pada bulan Juli 2022. Sejalan dengan naiknya peringkat, jumlah wisatawan Inggris juga berkontribusi menyumbangkan kenaikan sebesar 34,65% dibandingkan jumlah pada bulan sebelumnya.

2. India

Wisatawan asal India masih menduduki peringkat kedua seperti bulan sebelumnya dengan mencatatkan total kunjungan sebanyak 17.542 kunjungan. Jumlah ini sedikit mengalami peningkatan sebesar 1,68% dibanding total kunjungan wisatawan India pada bulan Juni 2022.

1. Australia

Wisman asal negeri kanguru, Australia masih menduduki posisi teratas sebagai penyumbang wisman terbanyak ke Bali pada bulan Juli 2022 ini. Total tercatat sejumlah 79.339 kunjungan dari Australia. Jumlah ini mengalami peningkatan yang cukup berarti bila dibandingkan dengan kunjungan wisman Australia pada bulan sebelumnya, yaitu sebesar 32,37%.

Infografis Data Kunjungan Wisatawan ke Bali (Update September 2022)

Untuk memudahkan visualisasi data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik, kami juga menyertakan data infografis yang bisa Anda download secara gratis di bawah ini.

Semoga dengan visualisasi data yang simpel ini semakin memperkuat keinginan Anda untuk berinvestasi properti di Bali, mengingat potensi pariwisata Bali yang masih sangat kuat.